BAB IAD
I. METODE ILMIAH
A. Pengertian
Metode Ilmiah
Metode
ilmiah adalah suatu proses atau cara keilmuan dalam melakukan proses ilmiah (science
project) untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti
fisis. Berpikir rasional dan berpikir secara empiris membentuk dua kutub yang
saling bertentangan. Rasionalisme memberi kerangka pemikiran kohern dan logis,
sedangkan empirisme dalam memastikan kebenarannya memberikan kerangka
pengujiannya. Dengan demikian, maka pengetahuan yang dihasilkan ialah
pengetahuan yang konsisten dan sistematis serta dapat diandalkan, karena telah
diuji secara empiris.
B. Kegunaan
Metode Ilmiah
1. Membantu
memecahkan permasalahan dengan penalaran dan pembuktian yang memuaskan.
2. Menguji
hasil penelitian orang lain sehingga diperoleh kebenaran yang objektif.
3. Memecahkan
atau menemukan jawaban rahasia alam yang masih teka teki.
C. Kriteria
Metode Ilmiah
1. Berdasarkan
fakta
2. Bebas
dari prasangka, yaitu menemukan sesuatu dengan menggunakan bukti yang objektif.
3. Menggunakan
prinsip analisa, mencari sebab-sebabnya serta pemecahannya dengan menggunakan
analisa logis.
4. Menggunakan
hipotesa, proses berpikir dengan analisa.
5. Menggunakan
ukuran obyektif, selalu bersikap objektif dalam mencari kebenaran.
6. Menggunakan
teknik kuantifikasi, data ukuran kuantitatif harus digunakan kecuali untuk
atribut-atribut yang tidak dapat dikuantifikasikan.
D. Langkah-langkah
Metode Ilmiah
1. Karakterisasi
(observasi dan pengukuran)
2. Hipotesis
(dugaan sementara)
3. Melakukan
eksperimen
4. Menyimpulkan
hasil eksperimen
II. TATA SURYA
A. Asal
Usul Terbenuknya Tata Surya
Tata
surya adalah kumpulan dari benda langit yang terdiri atas Matahari dan semua
objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Yang termasuk benda langit adalah
bintang, planet, komet, asteroid, meteotoid, satelit.
B. Bagian-bagian
Tata Surya
1. Matahari,
pusat tata surya dan sumber energi bagi makhluk hidup di dunia.
2. Planet
Merkurius, merupakan planet yang dekat dengan matahari dan merupakan planet
terkecil nomer 2 (kira-kira sebesar bulan).
3. Planet
Venus, planet yang terlihat sangat terang dan terlihat di sebelah timur
menjelang matahari terbit atau sebelah barat beberapa saat setelah matahari
terbenam. Sering disebut bintang pagi/bintang timur/bintang fajar, bintang
barat/bintang senja dan bintang kejora. Venus terlihat terang karena mempunyai
atmosfer yang selalu berawan sehingga memantulkan cahaya matahari dengan
sempurna.
4. Planet
Bumi, planet yang diselubungi oleh atmosfer dan tempat dimana makhluk hidup
tinggal.
5. Planet
Mars, disebut juga denga planet merah karena selalu berwarna kemerah-merahan.
6. Planet
Yupiter, planet yang terbesar diantara planet lainnya.
7. Planet
Saturnus, planet yang terbesar kedua setelah Yupiter. Keistimewaan planet ini
adalah memakai cincin.
8. Planet
Uranus
9. Planet
Neptunus, ditemukan berdasarkan perhitungan matematika oleh astronom Adams
(Inggris), Galle (Jerman) dan Leverier (Perancis).
C. Benda-benda
Langit yang Membentuk Tata Surya
1. Planetoida
atau Asteroida adalah benda langit yang berdiameter kurang dari 900 km dan
beredar mengelilingi matahari. Benda tersebut memiliki orbit pada jarak mars
dan yupiter.
2. Komet
atau Bintang Berekor adalah benda langit yang beredar mengelilingi Matahari dan
memperoleh energy dari Matahari. Ekor komet selalu menjauhi Matahari kerena
besarnya tekanan cahaya Matahari terhadap komet.
3. Meteor
atau bintang beralih adalah benda langit yang berupa batu-batu kecil yang
berdiameter antara 0,2-0,5 mm dan bermassa kurang dari 1 gram.
4. Satelit
adalah benda langit yang beredar mengelilingi planet dan bersama-sama beredar
mengelilingi Matahari.
III. BUMI
A. Hipotesis
Kejadian Bumi
Pada
permulaan abad ke 18 di daerah sebelah timur Mesopotania atau negeri Irak, para
ahli archeology menemukan sisa tulisan pada tanah liat. Ternyata tulisan itu
memuat antara lain tentang kejadian Bumi. Cerita tentang adanya banjir besar
pada zaman Nabi Nuh, juga terdapat dalam tulisan itu. Setelah saat itu,
kemudian muncul beberapa hipotesis kejadian bumi.
B. Sejarah
Perkembangan Bumi
1. Teori
Dua Benua (Laurasia dan Gondwana)
Menurut
pakar ilmu Bumi sekitar dua ratus juta tahun yang lalu di Bumi hanya ada satu
benua yang disebut pangea. Karena adanya tenaga tektonik secara perlahan-lahan
dalam waktu yang lama, benua pangea itu terpisah dan menjadi benua Laurasia dan
Gondwana.
2. Teori
Apungan Benua
Teori
tentang pergeseran benua dikemukakan Alfred Lothard Wegener (1912), yang
mendasarinya adalah:
a. Adanya
persamaan antara garis kontur pantai timur benua Amerika utara dan Amerika
selatan dengan garis kontur pantai barat Eropa dan Benua Afrika.
b. Daerah
greenland mengalami pergerakan yang semakin menjauhi daratan Eropa.
C. Struktur
Bumi
Bumi
diselimuti atmosfer pada permukaan Bumi. Bagian Bumi terdapat lapisan kulit
(kerak), mantel Bumi dan inti Bumi.
IV. AWAL BULAN
Dalam
encyclopedia brintanica disebut bahwa system kalender yang berkembang didunia
sejak zaman kuno sampai era modern adalah sebagai berikut:
1. Kalender
system primitif (primitive calendar system)
2. Kalender
barat (western calender) meliputi :
a. Kalender
romawi
b. Kalender
Julian
c. Kalender
Gregorius
d. Kalender
Perpantual
3. Kalender
Cina
4. Kalender
Mesir
5. Kalender
Hindu
6. Kalender
Babilonia
7. Kalender
Yahudi
8. Kalender
Yunani
9. Kalender
Islam
10. Kalender
Amerika Tengah
Aliran
yang dipilih untuk mewakili pemikiran hisab di Indonesia adalah hisab urfi dan
hisab hakiki.
Dalam
perhitungan awal bulan qamariyah terdapat beberapa masalah yakni:
1. Data
yang digunakan
2. Langkah-langkah
dan prosedur yang ditempuh
3. Rumus-rumus
4. Alat
hitung yang digunakan
V. SHOLAT
A. Pengertian
Sholat
Sholat menurut bahas berarti doa,
sedang menurut syara’ berarti menghadapkan jiwa dan raga kepada Allah karena
sebuah ketaqwaan oleh hamba dan kepada tuhannya. Menurut ilmu fiqih, sholat
berarti gerakan doa yang diawali dengan takbiratul ikhram dan diakhiri dengan
salam beserta ketentuan tertentu.
Setiap
muslim mendirikan shalat fardhu lima kali setiap hari. Pada saat mendirikan
shalat pertama kali ia harus mengetahui kapan waktu shalat telah tiba dan kapan
pula waktu shalat berakhir. Kedua menentukan arah untuk menghadapkan wajahnya
sewaktu shalat.
B. Penentuan
Waktu Shalat
1.
Waktu zhuhur, waktu zhuhur dimulai saat waktu
berkulminasi matahari. Titik pusat matahari berkedudukan di meridian. Namun,
jika matahari tidak berkulminasi di zenit bayang-bayang benda yang terpancang
tegak lurus di atas tanah, membujur tepat ke arah utara-selatan. Garis poros
bayang-bayang itu dan titik pusat matahari membentuk sebuah bidang, berimpit
dengan meridian.
2.
Waktu Ashar, dimulai saat panjang bayang-bayang
suatu benda sama dengan bendanya ditambah dengan panjang bayang-bayang saat
matahari berkulminasi sampai tiba waktu maghrib. Titik pusat matahari cotan h =
tan zm + 1.
3.
Waktu Maghrib, dimulai sejak matahari terbenam
sampai waktu isya’. Titik pusat matahari -01.
4.
Waktu Isya’, dimulai sejak hilang mega merah
sampai separuh malam. Titik pusat matahari -18.
5.
Waktu Subuh, dimulai sejak terbit fajar sampai
separuh malam. Titik pusat matahari -20.
Perbedaan waktu dalam shalat adalah
karena terjadinya sesuatu. Salah satu sebabnya adalah ketinggian matahari,
refraksi dan karena kejadian alam, contohnya gerhana menimbulkan shalat
gerhana, dan lain-lain.
C. Perhitungan
Arah Kiblat
Secara
historis cara penentuan arah kiblat di Indonesia mengalami perkembangan sesuai
kualitas dan kapasitas intelektual dikalangan kaum muslimin. Pada saat ini
metode yang sering digunakan dalam pengukuran arah kiblat ada dua macam, yakni:
(1)
memanfaatkan bayang-bayang kiblat, caranya
yaitu:
(a)
Menghitung arah kiblat suatu tempat.
(b)
Menghitung saat kapan matahari membuat
bayang-bayang setiap benda mengarah persis ke ka’bah.
(c)
Mengamati bayang-bayang benda tegak pada saat
seperti dimaksud point (b).
(2)
Memanfaatkan arah geografis
(a)
Menghitung arah kiblat suatu tempat.
(b)
Menentukan arah utara geografis dengan bantuan
kompas, tongkat istiwa’ atau theodolit.
(c)
Mengukur/menarik arah kiblat.
Melihat
ka’bah / ka’bah sebagai kiblat itu adalah perintah.
D. Syarat
wajib sholat :
1.
Islam
2.
Suci dari haid dan nifas
3.
Sampai dakwah islam kepadanya
4.
Berakal
5.
Baligh
6.
Ada pendengaran
E. Syarat
sahnya sholat:
1.
Suci dari hadats besar dan kecil
2.
Bersih badan
pakaian dan tempatnya dari najis
3.
Menutup aurat
4.
Sudah masuk waktu sholat
5.
Menghadap kiblat
F. Rukun
sholat :
1.
Niat
2.
Berdiri bagi yang mampu
3.
Takbiratul ihram
4.
Membaca surat fatihah
5.
Ruku’ dan tuma’ninah
6.
I’tidal dengan tuma’ninah
7.
Sujud dua kali dengan tuma’ninah
8.
Duduk antara dua sujud dengan tuma’ninah
9.
Duduk untuk tasyahhud kedua
10.Membaca
tasyahhud akhir
11.Membaca
sholawat atas Nabi
12.Mengucapkan
salam yang pertama
13.Tertib
VI. GERHANA
Gerhana
adalah penggelapan (ekleipsi). Gerhana merupakan suatu istilah untuk
menjelaskan suatu gejala gelap yang terjadi bila benda langit terhalang benda
langit lain. Gerhana berakibat sinar dari suatu benda langit terhalang sebagian
atau seluruhya.
Macam-macam gerhana :
1. Gerhana
bulan
a. Gerhana
bulan total
b. Gerhana
bulan sebagian
c. Gerhana
bulan penumbra
2. Gerhana
matahari
a. Gerhana
matahari total
b. Gerhana
matahari cicin
c. Gerhana
matahari sebagian
VII. MANUSIA
A. Asal Usul
Terjadinya Manusia
Umat islam melalui AlQuran mampu menjelaskankan asal usul terjadinya
manusia,sejak abad ke 14 yang lalu AlQuran telah menjelaskan bahwa manusia
bukan keturunan kera,melainkan manusia pertama adalah nabi Adam yang di
ciptakan Allah dari tanah. Allah menciptakan manusia yang terdiri dari materi
dan roh, melalui tahapan-tahapan dari debu menjadi tanah, kemudian menjadi
lumpur hitam, yang di beri bentuk kemudian menjadi tanah kering seperti
tembikar, dan setelah di sempurnakan bentuknya,
Allah meniupkan roh ciptaannya kemudian jadilah nabi Adam.
1. Proses
kejadian manusia menurut AlQuran:
a. Nutfah
b. Alaqah
c. Mutghah
d. Izam
dan lahm
e. Nasy’ah
Khalqan Akhar
f. Afkur-ruh
B. Hubungan
manusia dan kebudayaan
Kata
kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu budhayah ialah bentuk jamak
dari budhi yang berarti budi atau akal. Jadi kebudayaan dapat di artikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan
akal.
Kebudayaan
manusia dapat dibagi menjadi dua yaitu:
a. Kebudayaan
jasmaniah
b. Kebudayaan
rohaniah
C. Manusia
dan tanggung jawabnya di dunia
Tanggung
jawab adalah kesadaran manusai akan tingkah laku atau pun perbuatannya, yang di
sengaja maupun yang tidak disengaja.
Macam-macam tanggung jawab manusia yaitu:
1. Tanggung
jawab terhadap keluarganya
2. Tanggung
jawab terhadap masyarakat
3. Tanggung
jawab terhadap bangsa dan Negara
4. Tanggung
jawab terhadap Tuhan yang maha kuasa
BAB IBD
VIII. INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT
A. Individu
Individu
adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas didalam
lingkungan sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku
spesifik diri nya.tedapat 3 aspek yang melekat sebagai persepsi terhadap
individu, yaitu, aspek organi jasmaniah, aspek psikis-rohaniah, dan aspek
sosial yang bila terjadi kegoncangan pada suatu aspek akan membawa akibat pada
yang lainnya. Individu dalam tingkah laku menurut pola pribadinya ada 3
kemungkinan:
1. Menyimpang
dari norma kolektif kehilangan individualitasnya
2. Takluk
terhadap kolektif
3. Memengaruhi
masyarakat
Manusia sebagai individu
memiliki tugas pada dirinya sendiri yaitu:
a. Menurut
ilmu pengetahuan
b. Menghiasi
diri dan budi pekerti dengan baik serta
akhlak yang terpuji
Individu
berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya untuk yang telah ada pada
dirinya. Individu mematangkan untuk menjadi pribadi yang proosesnya memerlukan
lingkungan yang dapat membentuknya.
B. Keluarga
Fungsi
keluarga adalah berkembang biak, mensosialisasi, mendidik anak, menolong,
melindungi, atau merawat orang tua (jompo). Bentuk keluarga terdiri dari
seorang suami, seorang istri, dan anak-anak yang biasanya tinggal dalam suatu
rumah yang sama (keluarga inti). Keluarga adalah sekelompok orang yang mendiami
sebagian atau seluruh bengunan yang tinggal bersama dan mempunyai hubungan
darah.
1. Berbagai
peranan yang terdapat didalam keluarga:
a. Ayah:
sebagai suami, sebagai ayah, sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan
pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga.
b. Ibu:
sebagai ibu, mengurus rumah tangga, pengasuh dan pendidik anak-anaknya.
c. Anak:
melaksanakan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik
fisik,mental,sosial maupun spiritual.
2. Fungsi
keluarga:
a. Pengatur
seksual, keluarga adalah lembaga pokok yang merupakan wahana bagi masyarakat
untuk mengatur dan megorganisasikan kepuasan keinginan seksual.
b. Reproduksi,
untuk memproduksi anak setiap masyarakat terutama tergantung pada keluarga
c. Sosialisasi
d. Control
sosial
C. Masyarakat
“Masyarakat”
berasal dari bahasa arab yaitu syirk artinya bergaul. Masyarakat merupakan
kumpulan manusia yang relative mandiri, hidup bersama-sama dalam kurun waktu
yang cukup lama, tinggal disuatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama
serta melakukan sebagian besar kegiatan didalam kelompok atau kumpulam manusia
tersebut.
Tugas manusia sebagai anggota masyarakat:
a. Saling
tolong menolong
b. Ikut
meringankan beban sengsara orang lain
c. Menjaga
dan memelihara keamanan
d. Tercipta
ketergantungan yang saling menguntungkan
IX. WARGA NEGARA DAN NEGARA
1. Pengertian
kewarganegaraan
Warga
Negara diartikan dengan orang-orang sebagai bagian dari suatu penduduk yang
menjadi unsur Negara
2. Unsur-unsur
yang menentukan warga Negara
a. Unsur
daerah keturunan
b. Unsur
daerah tempat kelahiran
c. Unsur
pewarganegaraan (Naturralisasi)
3. Cara-cara
Memperoleh kewarganegaraan Indonesia
a. karena
kelahiran
b. Karena
pengangkatan
c. Karena
dikabulkannya permohonan
d. Karena
pewarganegaraan
e. Karena
perkawinan
f. Karena
turut ayah dan ibu
g. Karena
pernyataan
4. Hak dan
kewajiban warga Negara
a. Warga
Negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
b. Kemerdekaan
berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan
sebagainya ditetapkan dengan UU
c. Segala
warga Negara wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu tidak ada kecuali
d. Tiap
warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan Negara
5. Pengertian
Negara
Secara
terminology, Negara diartikan dengan
organisasi tertinggi diantara suatu kelompok masyarakat yang mempunyai
cita-cita untuk bersatu, hidup didalam
daerah tertentu dan mempunyai pemerintahan yang berdaulat.
6. Sifat-sifat
Negara
a. Sifat
memaksa
b. Sifat
monopoli
c. Sifat
mencakup semua
7. Unsur-usur
Negara
a. Penduduk
b. Wilayah
1) Daratan (wilayah darat)
2) Perairan
(wilayah laut/perairan)
3) Udara
(wilayah udara)
c. Pemeritahan
3. Teori tentang
pembentukan Negara
a. Teori
kontrak sosial
b. Teori
ketuhanan
c. Teori
kekuatan
d. Teori
organisasi
e. Teori
historis
8. Bentuk
Negara dan Pemerintahannya
a. Dalam teori-teori modern dibagi menjadi dua yaitu:
1) Negara
kesatuan
2) Negara
serikat
b. Ada 3
macam kerajaan monarki
1) monarki
mutlak
2) monarki
konstitusional
3) monarki
parlementer
c. Republik
itu pun dapat dibagi menjadi 3 yaitu:
1) Republik
mutlak
2) Republik
konstitusi
3) Republik
parlemen
d. Aristoteles
filosof klasik pertama membagi Negara menurut bentuk pemerintahannya menjadi 3 yaitu:
1) Monarki
2) Oligarki
3) Demokrasi
BAB ISD
X.
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
1. Pertumbuhan
Penduduk dan Migrasi
Jumlah
pertumbuhan penduduk dunia bertambah terus tanpa kendali sementara daya dukung
bagi pemenuhan kebutuhan tidak diperhatikan justrubakan menjadi bumerang bagi
pembangunan, sebab akan mempermudah datangnya keresahan dan gejolak sosial,
bahkan memicu timbulnya ketegangan politik yang mengancam eksistensi negara.
Pembagian
kerja dalam masyarakat dibedakan menurut sifat, bakat, kemampuan serta tingkat
kebudayaan setempat, sehingga dalam masyarakat timbul berbagai sistem mata pencaharian.
2. Pembagian
Kerja dalam Masyarakat
Menurut
koentjaraningrat urutan sistem pencaharian hidup adalah sebagai berikut:
a. Berburu
dan meramu
b. Perikanan
c. Bercocok
tanam di ladang
d. Bercocok
tanam menetap
Mata
pencaharian dari masyarakat sederhana kebudayaanya ke tingkat yang lebih maju.
Pada masyarakat yang lebih maju para pemburu dan penangkap ikan sudah memiliki
alat-alat modern.
Selain
dari itu aktivitas dari kelompok manusia juga dipengaruhi oleh beberapa faktor
antara lain:
a. Kebutuhan
sosial
b. Kebutuhan
ekonomis dan politis
c. Keadaan
tingkat kebudayaan penduduk
d. Keadaan
lingkungan alam dan lingkungan sosialnya.
3. Unsur-unsur
Kebudayaan
a. Sistem
religi dan upacara keagamaan
b. Sistem
dan organisasi kemasyarakatan
c. Sistem
pengetahuan
d. Bahasa
e. Kesenian
f. Sistem
mata pencaharian hidup
g. Sistem
teknologi dan peralatan
4. Fungsi
Kebudayaan bagi Masyarakat
Fungsi
kebudayaan bagi masyarakat sangat besar disebabkan ada dua aspek yaitu,
bermacam-macam hakikat yang harus dihadapi oleh masyarakat dan anggota
masyarakat misalnya kekuatan alam sekitar dan kekuatan masyarakat itu sendiri.
Kedua manusia dan masyarakat memerlukan kepuasan baik dibidang spiritual maupun
material.
5. Pranata-pranata
dan Institusionalisasi
a. Pranata-pranata
Pranata
yaitu sistem pola sosial yang tersusun rapi dan bersifat permanen serta mengandung
perilaku-perilaku tertentu yang bersifat kokoh dan terpadu demi pemuasan dan
pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
Norma
dalam masyarakat mempunyai kekuatan mengikat dan berbeda-beda, ada empat
pengertian yaitu:
1) Cara
(usage)
2) Kebiasaan
(folkways)
3) Tata
kelakuan (mores)
4) Adat
istiadat (costom)
b. Institusionalisasi
Adalah
perkembangan sistem yang teratur dari norma status dan peranan-peranan yang
ditetapkan dan diterima oleh masyarakat.
XI.
MANUSIA DAN KEHIDUPANNYA
Setiap
manusia mempunyai pandangan hidup yang bersifat kodrati karena menentukan masa
masa depan seseorng. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbngan yang
dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup dunia.pandangan hidup
di bagi menjadi beberapa macam yaitu:
a. Pandangan
hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
b. Pandangan
hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang
terdapat pada Negara tersebut.
c. Pandangan
hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya
Bagian-bagian dari manusia dan kehidupannya yaitu:
1. Cita-cita
2. Kebijakan
3. Sikap
hidup
Yang medasari dari manusia dan kehidupannya yaitu:
1. Kepercayaan
2. Tujuan
3. Norma
4. Status
5. Power
6. Cita-cita
7. Kebijakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar